Sepakbola Jerman Perangi Homophobia

Nasional / 24 July 2013

Kalangan Sendiri

Sepakbola Jerman Perangi Homophobia

daniel.tanamal Official Writer
3380

Berbagai diskriminasi yang tidak ada hubungannya dengan sepakbola memang telah lama masuk dilapangan hijau. Selain sikap rasialisme, terdapat juga sikap homophobia atau diskriminasi terhadap pemain sepakbola dengan orientasi seks yang berbeda.

Mencegah diskriminasi itu, sejumlah klub sepakbola Jerman dan Asosiasi sepakbola Jerman sepakat menandatangani 'Deklarasi Berlin', dalam rangka memerangi homophobia dalam sepakbola.

Inti dari deklarasi yang dipelopori 15 Perwakilan dari badan politik dan olahraga Jerman tersebut adalah: 'Together against homophobia. For diversity, respect and acceptance in sport.'

Turut hadir Tiga menteri Jerman, Sabine Leutheusser-Schnarrenberger, Hans-Peter Friedrich dan Kristina Schroder, turut bergabung dalam perwakilan dari German Sports Foundation. Begitu pula dengan pihak DFB, serta sejumlah presiden klub seperti Uli Hoeness (Bayer Munich) dan Martin Kind (Hannover 96).

Deklarasi tersebut memfokuskan perang terhadap homophobia dalam sepakbola, dan mendapat dukungan dari Bild, selaku media partner. Dalam acara tersebut juga diberikan sebuah panduan, yang diberi judul 'Football dan Homosexuality'.

Kita memang tidak menyetujui gaya hidup seseorang dengan orientasi seks yang menyimpang. Namun bukan berarti kita harus mendiskriminasi setiap pribadinya.

 

 


Sumber : Bola.net
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?